Sabtu, 18 Juni 2022

Insan Cendekia (puisi perpisahan untuk guruku)

Langkah kecil terarah menuju satu tujuan
Tawa riang khas yang menyertai
Tas, isi tertata rapi setia tersemat dipundak

Salam hangat dipagi yang cerah
Mengisi semangat tanpa pantang menyerah
Amal yang akhirnya tertanam penuh berkah
Bergulir anti berkeluh kesah

Semestapun menjawab dengan keridhoanNya
Harapan cita-cita dan impian kini nyata
Tangisan dan airmata tiada guna
Baris kata, hitungan angka, hafalan doa yang dulu enggan
Kini mengalir dan senada terdengar indah

Lantas bagaimana cara berucap terima kasih?
Tak cukup terbalas seperti banyaknya kami meminta
Tuhan dengan kasihNya
Senantiasa memberikan karunia sehat iman islam
Maaf maaf maaf dan entah ke berapa maaf

Guruku sayang
Guruku tercinta
Insan pendidik tonggak sebuah bangsa
Mulia dan tanpa tanda jasa

Seyogyanya jika ada pertemuan pasti ada perpisahan
Bukan berpisah tanpa jejak
Tapi ingatan tentangmu akan membekas
Tersemat tutur kata yang selalu bijak itu
Terukir di sanubari terdalam


Bogor, 13 Juni 2022

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Mereka adalah ...

Mereka dengan latar belakang yang berbeda, kesukuan yang berbeda dari Sulawesi sampai Aceh pun disatukan dengan misi yang sama dan tekad yan...