Senin, 19 Desember 2022

RihLah Guru SDIT Misbahussudur di Chevilly ResOrt and Camp

Sabtu, 17 Desember 2022
Sebelum pengisian rapot, sekolah kami mengadakan rihlah yaitu perjalanan jauh dan berpetualang bersama keluarga besar SD.
Dengan membawa keluarga masing-masing, kuota bus penuh terisi.
Alhamdulillah suami libur, dan kami berempat bisa berangkat bersama.
Titik lokasi di Apotek K24 Bambu Kuning dan berkumpul tepat pukul 06.00 WIB
Rempongnya bangunin anak pagi dan persiapan itu pasti. Seninya bepergian jauh ya di situ.
Perjalanan lancar.
Tidak macet dan sampai di sana cuaca mendukung.
Chevilly Resort terletak di Ciawi Bogor. Perjalanan memakan waktu cepat karena melewati tol. Untuk tiket masuk, transport dan snack serta makan siang diakomodasi sekolah. Nyaman kan?🥰
Wahana beragam dan lengkap. Mulai dari labirin dengan spot foto lengkap dan bermacam, deretan rumah unik dan klasik dengan daya tarik tersendiri, kolam renang, naik kuda poni, taman bermain dengan isian lengkap seperti ayunan, mandi bola, mobil remote, mobil listrik, skuter listrik, berfoto dengan robot atau kartun animasi juga ada.
Keunggulan lain yaitu penyewaan kamar baik camp maupun berjejer selayak hotel.
Ada lagi chinatown dengn deretan bangunan berbentuk khas China dan kolam ikan yang jika mau memberi makan dikenakan biaya 5ribu untuk 1botol.
Taman hobbit, taman anggrek, rumah sponge bob square pans dan teman-temannya yaitu patrick dan squidward.
Tempat makan kami disuguhkan pemandangan yang sangat indah karena terletak di atas. Sejauh mata memandang terlihat hamparan pemandangan hijau dan menakjubkan di area bermain serta tempat berwisata itu.
Makanan enak dan pas di lidah.
Kami asyik berjalan dan menikmati suguhan di chevilly bogor ini.
Untuk toilet dan tempat menjalankan ibadah yaitu mushola sangat bersih dan wangi. Tertata rapi dan mudah dijumpai.
Ujan terpaksa menghentikan langkah kami. Bergegas pulang dengan cerita tersendiri. Penat hilang seketika. Apalagi menikmati pengalaman entah kesekian kali kami keluarga besar SD bersama-sama.
Dapat pesangon dan alhamdulillah dapat juara 1 lomba sosmed di sekolah. Beruntung bisa tambahan uang saku anak.
Thanks

Sabtu, 19 November 2022

Outing Class SDIT Misbahussudur Bojonggede, Bogor di Pelita Desa

Kamis, 17 November 2022 ditemani rintik hujan kami berangkat ke lokasi tujuan yaitu Ciseeng Bogor Jawa Barat.

Persiapan maupun perbekalan sudah lengkap dan kondisi fisik alhamdulillah siap untuk kegiatan full hari ini. Ya, walaupun malam sebelumnya di sulung demam. Bisa jadi takut bangun kesiangan dan sering terbangun membuatnya anget.
Ditemani om ojek dari rumah karena suami tentunya kerja.
Di dalam bis seperti biasa, mual. Maklumlah, sebenarnya punya kisah sendiri hingga enggan bepergian naik bis😂
Mz Leo duduk dengan temannya, bercengkerama riang diselingi tawa dan nyanyian. Setelahnya asyik ngemil bawaan belanja semalam dengan adik dan abahnya.
Tak kurang dari 2 jam sampailah di tempat tujuan😇. Disambut dengan hangat dan ramah. Jagung rebus ditemani secangkir teh hangat manis yang melegakan di waktu yang tepat karena perjalanan yang lumayan lama dan rintik hujan yang masih turun dari awal hingga sampainya ditempat tujuan.
Setelah puas menikmati hidangan berlanjut ke area outbond. Pemanasan dipandu kakak-kakak untuk meregangkan otot agar tidak cidera karena kegiatan hari itu cukuplah banyak dan padat.
Diawali dengan estafet pipa pralon, estafet holahop bergilir, tarik tambang, melempar ban dari tiang dan diakhiri dengan mengisi air ke dalam pipa yang berlubang hingga penuh.

Keceriaan terpancar dari raut muka mereka.
Keseruan tidak sampai di situ.
Dengan memakai jaket pelampung untuk keamanan ketika menyebrangi danau buatan, anak-anak dipandu menaiki rakit untuk sampai di ujung.

Ternyata di ujung, mereka akan memacu adrenalin dengan mencoba flying fox baik untuk siswa ataupun guru.
Tidak sampai di situ, menelusuri goa dengan helm keamanan dan senter sebagai penerangan. Sebelumnya saya bertanya kepada kakak pemandu apakah boleh ikut masuk, dan dijawab ternyata di bawah ada lorong sempit dan tidak cukup untuk orang dewasa. Saya pun menunggu di batas goa.
Sesampainya di sana, setelah keluar goa anak-anak difoto. Kirain paket gratis, dan ternyata membayar dengan harga wajar setelah dilakukan nego ringan😂 Trik yang wajib bagi ibu-ibu yaitu menawar. Ya kan?!

Bermain tanah liat dengan membentuk boneka. Ada yang enggan menyentuhnya, ada pula yang tidak mau beranjak ke permainan selanjutnya. Diarahkan ke tempat cuci tangan yaitu pancuran yang berjejer. Mereka rapi membersihkan diri lalu makan bakso gratis.



Untuk guru atau pendamping siswa mendapat 2 kupon yang nantinya akan ditukar untuk makan bakso dan makan siang.
Anak makan lahap karena terbawa suasana dan baksonya enak menurut saya. Porsi tidak sedikit dan tidak terlalu banyak.




Kenyang makan, istirahat masih berlanjut meniti jembatan. Mulai dari jembatan goyang, jembatan pipa dan tali. Setelah itu memeras susu sapi daj meminum langsung susu murni tersebut dengan tambahan es dan mix rasa, naik kerbau seakan sedang membajak sawah lalu menumbuk padi, napeni yang berarti memisahkan gabah yang kotor dengan wadah yaitu nampan lalu belajar menanam padi. Berjalan mundur ya, karena orang yang menanam padi itu tidak akan maju😄




Kegiatan akhir yaitu menangkap ikan dengan jala. Riuh tawa terdengar oleh anak yang ciblon. Seharian berkutat dengan air, lumpur dan hujan.
Puas menikmati wahana permainan dan diakhiri dengan santap makan siang, sholat dan persiapan pulang.



Untuk oleh-olehnya sekantong ikan.
Guru pendamping dapat tahu susu, alhamdulillah.
Hari yang menyenangkan, melegakan dan puas.
Area yang luas, nyaman, sejuk dengan danau buatan yang terjaga dari sampah. Tempat bermain dari penyewaan kayuh becak, mobil-mobilan, hewan peliharaan kecil seperti hamster atau burung. Jejeran jualan souvenir, pakaian ganti dan mainan anak yang tertata rapi.
Musholanya pun bersih. Ada di lantai atas kayu dengan desain khas alam yang menyatu.
Anak - anak yang menikmati belajar keberanian, kebersamaan dan kerjasama yang apik. Walaupun ada yang menangis tapi akhirnya menikmati setiap permainan yang diberikan kakak pemandu.
Jarak jauh dan capek terobati dengan tempat yang indah nyaman dan tim pemandu yang sabar dan baik hati serta murah senyum.
Terima kasih😇🥰
Tidak lupa kami sebagai guru dan pendamping berfoto dulu. Kenangan dan exis😂
Bersahabat dengan alam.
Menikmati keindahan Sang Pencipta.
Mensyukuri nikmat kesehatan dan keberkahan.


#SDITfavorit #SDterbaik
#SDITBogor #jabodetabek

Jumat, 11 November 2022

Tugas LiqO November

Lebih dekat dengan Rasulullah

Ternyata banyak amalan yang mudah tapi tersepelekan dan tidak terjalani setelah membaca isi dari file tugas liqo pekan ini berkaitan dengan teladan baik Nabi.


Terperinci antara lain :
# Rasul yang berpenampilan sederhana baik dalam kehidupan sehari-hari misalnya makan (membaca basmalah, tidak pernah mencela makanan ataupun mengambil makanan yang dihidangkan terdekat dengan tangan beliau). Setia mendampingi istri dan tidak sungkan mengerjakan tugas rumah tangga yang biasanya wanita kerjakan. Tidak pernah melakukan atau berniat main tangan dengan sang istri tercinta karena senantiasa lemah lembut dengan seorang wanita.
# Ibadah wajib yaitu sholat yang tepat waktu dan berjamaah di masjid serta tidak lupa mengerjakan sholat sunat.
Alhamdulillah, keluarga dengan latar pendidikan agama yang belum seberapa tapi suami tidak absen ke masjid dengan anak sulung. Awalnya dulu mengimpikan keluarga kecil dengan tiap hari sholat 5 waktu berjamaah dan diakhir salam sang istri mencium tangan suami dan balasan dapat kecupan manis tapi setelah tahu hukum bahwa pria wajibnya sholat di masjid akhirnya paham dan sadar bahwa kemauan itu berbeda dengan kenyataan yang emang sudah jalannya.
Klo mau sholat jamaah sunah ya tahajud malam, ujarku selalu kuingat.
# Berjiwa sosial dan masyarakat hormat dengan beliau.
Dalam berdakwah banyak rintangan dan cobaan yang selalu didapat Rasul tapi dengan kesabaran dan dengan berpegang teguh bahwa Allah selalu berada disampingNya maka semua dijalani dengan ikhlas dan pantang menyerah.
Membalas perlakuan yang dilakukan oranglain dengan sifatnya yang mulia yaitu tidak dengan perbuatan buruk ataupun kasar.
Seperti kisahNya ketika dipukul sampai mengeluarkan darah dan tidak membalasnya malah mendoakan semoga mereka mendapat ampunan akan kejahilannya.
Sungguh tidak ada manusia yang sedemikian tegarnya, sabar dan cinta kasihnya kepada semua umat.
Saya seorang ibu dua anak yang belum seberapanya dari cobaan yang dihadapi Rasul ketika berdakwah tapi belum bisa mendekati beliau tingkat kesabarannya hanya untuk menjalani kehidupan berumah tangga ini.
Memang banyak hal yang harus diambil hikmahnya dari keteladanan beliau.
Dan insya allah saya mengupayakan semoga bisa untuk hidup yang lebih baik, sesuai syariat agama dan minimal mempunyai stok sabar yang berlebih serta keihlasan yang seikhlas ikhlasnya dari hati.
Semoga
Aamiin



Bojonggede, 11 nOvember '22
SDIT Misbahusudur 

Sabtu, 18 Juni 2022

Insan Cendekia (puisi perpisahan untuk guruku)

Langkah kecil terarah menuju satu tujuan
Tawa riang khas yang menyertai
Tas, isi tertata rapi setia tersemat dipundak

Salam hangat dipagi yang cerah
Mengisi semangat tanpa pantang menyerah
Amal yang akhirnya tertanam penuh berkah
Bergulir anti berkeluh kesah

Semestapun menjawab dengan keridhoanNya
Harapan cita-cita dan impian kini nyata
Tangisan dan airmata tiada guna
Baris kata, hitungan angka, hafalan doa yang dulu enggan
Kini mengalir dan senada terdengar indah

Lantas bagaimana cara berucap terima kasih?
Tak cukup terbalas seperti banyaknya kami meminta
Tuhan dengan kasihNya
Senantiasa memberikan karunia sehat iman islam
Maaf maaf maaf dan entah ke berapa maaf

Guruku sayang
Guruku tercinta
Insan pendidik tonggak sebuah bangsa
Mulia dan tanpa tanda jasa

Seyogyanya jika ada pertemuan pasti ada perpisahan
Bukan berpisah tanpa jejak
Tapi ingatan tentangmu akan membekas
Tersemat tutur kata yang selalu bijak itu
Terukir di sanubari terdalam


Bogor, 13 Juni 2022

Perpisahan RA Nurmala Bojonggede Bogor Angkatan XIII

Sulung yang beranjak dewasa dan akan menapak Sekolah Dasar.
Usia belum genap 7 tahun diantara teman-temannya dan postur kecil. Suatu kebanggaan tersendiri bisa bersua dan akrab mengingat awal sekolah kamu yang penuh elus dada Le.
Awalnya Ibu guru sering laporan ketika mamah jemput sekolah, "Leo tadi ada slek sedikit dengan temannya. Tapi sudah maaf - maafan".
Salah seorang wali murid anak perempuan pun pernah laporan anaknya dijahilin hingga malas ke sekolah. Kudu ada obrolan serius ke abah nih. Nanya ke wali murid lain di sekolah Leo begitukah? Meragukan semua jawabannya. Bahkan saya sendiri heran seorang Leo bisa dekat ma anak cewe dan berbuat demikian.
Minta maaflah ke ibu dan anak tersebut kami. Saya lebih percaya ke anak dan kenyataanya lain, bukan demikian masalah yang dihadapi anak tersebut hingga malas bersekolah.
Waktu terima rapot semester pertama tertera di rapot  kontrol emosi anak perlu diperbaiki dan dibimbing lebih baik.
Paham. Anaknya kurang suka dijahilin duluan. Tipenya kayak mamah abahnya seriusan. Padahal di rumah jahilin adeknya terus😁
Sepulang sekolah dan malam ketika mau tidur kami berbincang hangat. Masih dengan obrolan yang sama tiap malam agar sekolah lebih enak menyenangkan dan dirindukan.
Lambat laun jarang ada laporan kenakalan anak dan mereka akur alhamdulillah.
Hujan dengan jas hujan, sandalan bertiga dengan pio pakai payung masih sekolah. Demam flu pun demikian kudu sekolah. Bekal kripik kentang, mie haha, yuppi dan buah kesukaanya. Awalnya makanan berat tapi sering dibawa pulang dan akhirnya lebih ke snack ringan.
Rajin sekolah karena sekolah dianggapnya rumah keduanya. Mulai bolos ketika pulang kampung semester kedua ke rumah nenek tapi masih membawa buku untuk mengerjakan PR yang dikirim guru lewat WA.

Guru baik dan komunikasi terjalin erat tanpa sungkan demi keberhasilan anak dalam belajar. Alhamdulillah
Belum genap 6 tahun sudah bisa membaca. Walaupun paling malas mewarnai karena kudu ulet. Menggambarpun hobi. Bekas kalender bagian belakang yang berwarna putih atau kardus bekas susu kotak dia pakai untuk menggambar. Kamar yang dahulunya tembok bersih sekarang jadi karya seni tangannya yang entah kapan berhenti menggambar dan sengaja tidak kami larang. Sebagai kenangan sampai dia sendiri yang meminta tembok kamarnya dicat. Tulisan abstrak lama kelamaan jadi tulisan yang bisa terbaca.
Perpisahan dapat tarian gundul - gundul pacul dengan 4 temannya. Disuruh bu guru tampil hafalan hadis serta artinya yang awalnya saya kurang yakin dengan keluguannya cuma berdua temannya ternyata bisa. Mamah baru sadar kamu masih kekanakan nak😘
Melihat tingkahmu ga malu, grogi tapi diikuti gerakan lucu yang ga biasa nampak di rumah.
Mamah sendiri baca puisi dengan logat yang masih kental "medok" persembahan untuk guru. Yang penting pede lah daripada jatah nyanyi atau joged😅
Sekolah yang awalnya daring dan pandemi berkurang mulai tatap muka. Belajar di kelas bawah pindah di lantai atas kudu pengawasan ketika turun tangga.
Pio yang setia menemani antar jemput jalan kaki dan tak lupa mengambilkan sepatu di rak sepatu
"Mamah bawa topi mz eo, kasihan kepanasan di jalan"
Nada suaranya yang selalu mengingatkan mamah nduk.
Pas pengumuman 3 besar juara, mamah ga kaget ketika namamu dipanggil. Toh belajar sesuka kamu. Watak yang ga suka dipaksa ketika belajar, jika dikasari malah ngambek. Mamah abah sabar extra dan kudu hapal kapan jam belajar yang efektif untuk mengerjakan PR atau hafalan.
Akhirnya membuahkan hasil.
Semangat pantang menyerah.
Tangis tawa akhirnya berganti bukan?
Terima kasih satu tahun ke belakang ini nak🥰
RA NURMALA
BOJONGGEDE BOGOR, 13 JUNI 2022

Jumat, 28 Januari 2022

BersekoLah saat Corona (aman)

Alhamdulillah sudah setengah tahun ini anak pertama bersekolah. Saat pandemi yang serba butuh extra pengawasan dari segi kebersihan kesehatan dan pola makan tidur yang harus serasi dan seimbang.

RA Nurmala





Tetap jaga kondisi dan taat prokes alhamdulillah diberi kesehatan dan sekalipun belum pernah bolos sekolah.

Bermain dengan teman seusianya. Bebas tidak seperti dirumah yang hanya lingkup terbatas ditemeni adik kecilnya seorang. Rumah rame. Iya jelas pasti. Hahaa

Tahun ini usia 6 tahun dan sudah bisa membaca walaupun masih terbata. Perlu dibantu dan menunggu mood dia ketika senang dan tertarik mau membaca buku.

Untuk berhitung dan hapalan masih belajar juga. Semuanya pelan nak. Sabar abah mamah ngajarin kamu kok. Kesayangan nenek yang sekarang pulang kampung setahun 2x saja sesuai jadwal sekolah libur.

Ga nyangka ya allah dulu masih direncanakan. Dijalani. Dan sekarang benar telah mempunyai seorang anak yang beranjak gede. Sudah bisa menentukan apa maunya sendiri, pandai berdebat yang dirasanya benar dan teguh dengan pendiriannya. Kalau a ya harus a.

Terima kasih dan bersyukur lebih atas semuanya.

Mereka adalah ...

Mereka dengan latar belakang yang berbeda, kesukuan yang berbeda dari Sulawesi sampai Aceh pun disatukan dengan misi yang sama dan tekad yan...