Semuanya masih menunggu waktu
Yuppss, kenyataan yg entah nanti apa hasilnya
Beranggapan memberikan yg terbaik, tapii
semua tergantung pada salah seorang yg memang keputusaannya tak bisa dielak
ironis memang
suatu hal yg gag sepantasnya
gag tau apakah memang itu terencana
atau hanya terpaut pada salah seorang diantara banyak orang
hanya diam
tapi bukan diam menyerah
dan bukan diam karena pasrah pada keadaan
di segi lain ingin mencoba berlari
berharap terpisah dari kenyataan yang sudah ada
tapi disini masih sedikit bertahan
bertahan pada satu pijakan
yang entah nantinya akan berbuah baik
atau hanya malah memperburuk keadaan
tak pernah sekali terpikirkan
ax diam
dan diam untuk menang
dan jika memang semua bukan jalanku
aku hanya bisa tersenyum
tersenyum heran
dan mencoba mengikhlaskan semua
semua yang memang harus terlepas
:)
Sabtu, 15 Maret 2014
Sabtu, 08 Maret 2014
Berharap yg terbaik pd kenyataannya
Semuanya serba berawal.
Dan gx nungu akhirnya kapan. Kisah yg bermula dari harapan kecil, dan akhirnya
sedikit terwujud nyata. Walau sedikit kaget dg kenyataan yg ada.
Hehe, ^_^
Simple ajj, maunya gx
lebih dan ingin berjalan maju. Walau sedikit tikungan tapi hanya sebentar dan
sll berjalan ke depan tanpa menengok ke belakang.
Genap 3 minggu berjalan
ada di kota ini. Kota dimana tak kukenali tiap jengkal jalan, tiap nafas
kehidupan yg serba semrawut tak beraturan, tiap otak para manusia yg katanya
penuh dg sgala trik &intrik, kota dengan kemacetan yg gx pernah henti,
segalanya serba bayar gx ada harga murah, minimal pas lah dan kota dimana ax
jauh dr orang yg teramat ax sayangi. Keluargaku.
Mengingat kembali waktu
dimana harus berpamitan, agak jengkel kesal nangis. Semuanya serba galau dan
serba membingungkan. Apakah nanti ax disana diterima? Apakah hanya akan sia-sia
pdhl jarak jogja depok jauh. Dan konyolnya ax sampai sini sndiri, gx mau
ditemani ortu. Mgkn cos beban jika gx diterima. Nanti mereka kecewa. ;)
Tapi nyatanya malah
mempersulit ax. Masih ingat wktu bapak rela melepasku ketika naik bis. Dan di
bis yg amat sangat gx ax sukai. Hal lain trauma dg kecepatan, sempit ataupun
bau, tapi dg tekad yg besar mgkn akhirnya sampai juga. Alhamdulilah ;)
Ngajar,
Gx bakal lupa sambutan
hangat mereka dan selebihnya hanya ax yg merasakan. Senang, males, ribet, serba
on time dan waktuku habis disini. Semuanya tergantung pd MOOD hari itu.
Dan utk slah satu klas,
ingin bgt ax blacklist. Skalian gx ngajar. Msa bodo,… IXA
Harusnya mikir klo
belajar buat kebaikan mreka, bukan ax nya. Ax mh udah pinter. Hehe
Gx suka gx dhargai. Sakit.
Mending debat ajj drpda
diem, ditanya maunya apa gx jawab. Uchhh suuucckk!!!
Sabar,
Ialah sabar, toh msih
baru. Tp mereka masih bayi seh. Bayar skolah ajj minta. Emng kelakuannya ajj,
jelek. Akhlaknya yak. Pdhal harus tw, rasanya gx dihargai tu ky apa……
Senengnya sih banyak,
yaa cukup lah utk menutupi 1 kls yg bikin suasana ati nyesek. Temen2 guru yg
perhatian, wlwpun becanda’a gx penting bgt. Ialah toh cm buat hiburan.
Berharap semakin baik,
di bulan ini. Bulan ku. Dan hanya utkQ,.
Rabu, 05 Maret 2014
Semua makin nyata di depan mata
Semakin
Yapp, kehidupan
ini gx pernah trpikirkan sebelumnya. Semua berjalan tanpa disadari. Bahagia sedih
senang kecewa sakit tangis atau pun haru tertumpah bulan febuari tahun ini.
Dari panggilan
kerja yang awalnya ax gx mau kerja jauh. Masih betah berdiam diri di rumah
bareng m ibuk dan dedek kecil kanaya. Ehm, panggilan demi panggilan pun
bermunculan. Dari bank, percetakan, pertambangan, les/bimbel, PT yang belum ax
kenal hingga akhirnya pilihan pun jatuh pada sekolah. Dan hanya satu panggilan
kerja yang udah ax niatin dari awal yang ternyata di tolak. Haha
Gara gara lugunya
ax, maunya kerja di kantor. Padahal gajinya setara dengan lulusan SMK/STM, sia
sia juga ijasah sarjana kalau nurut m ego ku. Tapi akhirnya ax pergi juga
merantau deh. .
SMP SMK Panmas
Depok.
Jauh seh, Ialah
Jogja Depok…
Waktu itu ax kira
banyak saingannya. Tapi sesampainya di sini, tempatku sekarang ternyata lain
dari yang ax pikirkan sebelumnya. Tanpa tes
dan hari itu juga langsung kerja. Walau notabene sekolah swasta, sekolah
yayasan. Tapi tak apalah. Demi pengalaman. Walau dengan pakaian yg menempel
ditas tapi akhirnya ibuk nyusul. Dan hanya dengan sebuah niat. Iyapp, niat
ibadah.
Dan tiiiiiiiiiiitt
Gx usah diceritakan
ttg hari2ku disini, cos sangat nyaman dan ada juga gx enaknya seh.
Hal baru, teman
baru, swasana baru dan tepat tanggal 14 Febuari 2014. Hari dimana orang
menyebutnya hari kasih sayang. Tapi hari itu juga ax berpisah dg orangtua,
dengan kehidupan yang sangat beda jauh dengan Yogyakarta. Beda adat bahasa tata
kehidupan dan yang paling mencolok adalah macet.
Tanpa seorang yang
dikenali dan tanpa meninggalkan komunikasi walau cm lewat hp, setia menghubungi
rumah. Dan masih ingat pesan ibu “jangan mudah percaya pada orang yang baik
kepada qt, bs jadi itu hanya MODUS”
Ok ibu sayang ;)
Dan di sini ada
cetcet, seorang yang insya allah selalu ada buatku. Makasih ^_^
Pesannya adalah : “Sesuatu
yang pernah hilang dan sangat qt citakan, jika qt mengikhlaskannya pasti dan
tentu akan dapat hal yang lebih indah dari sesuatu yg sebelumnya qt citakan”
Langganan:
Komentar (Atom)
Mereka adalah ...
Mereka dengan latar belakang yang berbeda, kesukuan yang berbeda dari Sulawesi sampai Aceh pun disatukan dengan misi yang sama dan tekad yan...
-
Ehm ehm Iyaaa, udah genap 2th Udah kenyang pahit manis asem asin kecut pedes skalian :D Yg katanya enak di awal nya n selanjutnya bakal p...
-
Tepat di jam ini, menanti. Hasil yang entah Iseng Tapi ada tanda takut yang menggelayuti. Hujan seakan menemani tiap keluhku ket...
-
All the right friends in all the wrong places So yeah, we're going down They got all the right moves in all the right faces So yeah,...