Lebih dekat dengan Rasulullah
Ternyata banyak amalan yang mudah tapi tersepelekan dan tidak terjalani setelah membaca isi dari file tugas liqo pekan ini berkaitan dengan teladan baik Nabi.
Terperinci antara lain :
# Rasul yang berpenampilan sederhana baik dalam kehidupan sehari-hari misalnya makan (membaca basmalah, tidak pernah mencela makanan ataupun mengambil makanan yang dihidangkan terdekat dengan tangan beliau). Setia mendampingi istri dan tidak sungkan mengerjakan tugas rumah tangga yang biasanya wanita kerjakan. Tidak pernah melakukan atau berniat main tangan dengan sang istri tercinta karena senantiasa lemah lembut dengan seorang wanita.
# Ibadah wajib yaitu sholat yang tepat waktu dan berjamaah di masjid serta tidak lupa mengerjakan sholat sunat.
Alhamdulillah, keluarga dengan latar pendidikan agama yang belum seberapa tapi suami tidak absen ke masjid dengan anak sulung. Awalnya dulu mengimpikan keluarga kecil dengan tiap hari sholat 5 waktu berjamaah dan diakhir salam sang istri mencium tangan suami dan balasan dapat kecupan manis tapi setelah tahu hukum bahwa pria wajibnya sholat di masjid akhirnya paham dan sadar bahwa kemauan itu berbeda dengan kenyataan yang emang sudah jalannya.
Klo mau sholat jamaah sunah ya tahajud malam, ujarku selalu kuingat.
# Berjiwa sosial dan masyarakat hormat dengan beliau.
Dalam berdakwah banyak rintangan dan cobaan yang selalu didapat Rasul tapi dengan kesabaran dan dengan berpegang teguh bahwa Allah selalu berada disampingNya maka semua dijalani dengan ikhlas dan pantang menyerah.
Membalas perlakuan yang dilakukan oranglain dengan sifatnya yang mulia yaitu tidak dengan perbuatan buruk ataupun kasar.
Seperti kisahNya ketika dipukul sampai mengeluarkan darah dan tidak membalasnya malah mendoakan semoga mereka mendapat ampunan akan kejahilannya.
Sungguh tidak ada manusia yang sedemikian tegarnya, sabar dan cinta kasihnya kepada semua umat.
Saya seorang ibu dua anak yang belum seberapanya dari cobaan yang dihadapi Rasul ketika berdakwah tapi belum bisa mendekati beliau tingkat kesabarannya hanya untuk menjalani kehidupan berumah tangga ini.
Memang banyak hal yang harus diambil hikmahnya dari keteladanan beliau.
Dan insya allah saya mengupayakan semoga bisa untuk hidup yang lebih baik, sesuai syariat agama dan minimal mempunyai stok sabar yang berlebih serta keihlasan yang seikhlas ikhlasnya dari hati.
Semoga
Aamiin
Bojonggede, 11 nOvember '22
SDIT Misbahusudur

Tidak ada komentar:
Posting Komentar