Rabu, 15 Januari 2014

Goresan Pertama 2014

Blog terbaru tahun 2014

Bukan ucapan pertama yang kuharapkan di tahun baru ini. Tapi sebuah doa yang bermakna.Sujud syukur yang tak terbendung karena dalam detik ini masih diberi nafas oleh Sang Pencipta.Dosa dosa tahun lalu yang terasa udah memuncak, kini pun semakin memberatkan hati untuk tersenyum menyambut pagi esok. Serasa hina dan naΓ―f dalam kenyataan lalu.Pagi baru di tahun 2014.
Seorang yang dalam kebahagiaanya, terasa sendiri dalam kesepiannya. Seorang yang sendiri, dan terasa bahagia dalam kesendiriannya. Itu realita kehidupan yang memang berkebalikan dan lumrah ada.
Yah, itulah hidup. Dan seseorang ada untuk hidup menikmatinya.
Manusia yang tak pernah lepas akan nafsunya.Manusia yang dibutakan oleh harta,paras wajah dan modernisasi yang semakin mengglobal. Jauh dari syariat yang telah dibukukan dan patutnya hal ini dipikirkan dalam.
Seorang yang dikatakan kuno jika terlalu terlarut akan dunianya yang sempit, tapi takut untuk mengikuti kehidupan yang semakin menantang dan berdosa.
Hati kecil yang bertahan, untuk maju? Atau terdiam dan ketinggalan jaman. Jangan salahkan jaman. Ya memang benar. Jaman ga pernah berdosa. Tapi manusianya yang perlu digarisbawahi. Otak manusia itu yang harus mampu memilah mana hal buruk dan mana hal baik yang harus diikuti.
Bukannya ga mau ikuti apa kata mereka yang katakanlah “wow”, tapi hati kecil ini ragu dan malu. Ragu akan jalan awal, dan malu akan proses yang berlanjut nanti.Jaman semakin menjauh maju dan keterdiamanku ini menuntutku untuk ikut juga maju, tapi bukan mengikuti jaman mereka. Mereka yang mengganggu, mereka yang pernah membuat tertawa dalam kelam, tersenyum dalam pahit dan kenyataan yang tak dapat ditolak walau mereka menyakinkan.

Dan biar waktu yang menjawab. Lembar kelam tahun kemarin biarkan terkubur rapat dan hilang berlahan. Semakin mengingat dan semakin terlarut akan hal bodoh. Hal yang seharusnya dibuang jauh.
Ketercapaian lalu yang tertunda, harus dikejar sampai dapat. Sayang yang semakin memudar harus dikembalikan seperti awal janji dalam membina hubungan. Rasa dendam benci harus dihilangkan, rasa yang makin menyiksa batin dan hanya memperburuk suasana hati. Masa nanti yaitu masa depan adalah harapan. Harus diperjuangkan!!

Keep Smile and Spirit cuz ^_^ !!

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Mereka adalah ...

Mereka dengan latar belakang yang berbeda, kesukuan yang berbeda dari Sulawesi sampai Aceh pun disatukan dengan misi yang sama dan tekad yan...